Izinkan aku mencintai-Mu

“Izinkan aku mencintai-Mu, Tuhanku,
dengan setiap nafas kehidupan yang kuhirup.
Izinkan aku mencintai-Mu, Tuhanku,
setiap detak jantungku kupasrahkan pada-Mu.

Meski pikiranku tak mampu memahami-Mu,
meski kehendakku tak menentu,
belaskasih-Mu menghalau kegelapan yang pekat dalam jiwaku,
memancarkan cahaya, menghembuskan kehidupan, dan menenangkan kegalauan dalam jiwaku.

Meski hatiku tak sanggup mencintai-Mu,
bahkan ketika semangatku mulai pudar,
cinta-Mu padaku melingkupi segala rasa takutku, segala tindakanku, seluruh diriku, dan seluruh keberadaanku.”

Iklan

Tersenyumlah!

Tersenyumlah meski perih dan luka hatimu.
Saat awan gelap menghadang, kamu akan berhasil melewatinya jika kamu berani tersenyum menghadapi ketakutan dan deritamu. Tersenyumlah…dan mungkin esok kamu akan melihat indahnya cahaya mentari yang berhasil menembus awan gelap itu.

bergembiralah, tegakkan kepalamu.
sembunyikan setiap jejak kepedihan.
Di saat air mata nyaris tak terbendung,
di saat itulah kamu harus tetap bertahan.

Tersenyumlah…tidak ada gunanya kamu bersedih.
Hanya dengan tersenyum kamu akan menemukan bahwa hidup ini masih layak untuk dihidupi.