Kanak-kanak dalam Batin Kita

Tersenyum

Ingatan tentang senyuman anak kecil dapat menggerakkan perasaan yang mendalam: harapan, cinta, keceriaan, dan tertawa. Kita dapat merasa kembali muda, bangkit kembali, sadar kembali, hidup kembali. Di dalam permainan kita menemukan keceriaan kanak-kanak yg batiniah. Tersenyum merupakan ekspresi manusiawi yang bersifat bawaan. Anak yang buta atau tuli juga tersenyum. Semua anak dari berbagai budaya juga tersenyum. Bahasa pertama dari anak-anak adalah senyuman. Tersenyum merupakan tingkah laku fisik yang dipengaruhi oleh emosi, mental, dan rohani kita. Tersenyum dan tertawa pada hakikatnya merupakan tindakan spiritual.

Gerald Jampolsky mengungkapkan: “If we can see life as children do, with their clarity and simplicity of thought, their trust, and their innate capacity for joy and laughter, we can find very practical solutions to every problem we face.” 

Unsur-unsur apa saja yang terkait dengan “inner child” kita?

1. Permainan:

Melalui permainan, kita belajar bereksplorasi, mengalami dan mengekspresikan diri kita. Saat bermain adalah saat untuk tertawa, gembira, dan saat untuk kreativitas. Di dalam permainan kita mengalami persahabatan, berbagi dan bekerja sama. Di dalam permainan kita mengembangkan bakat, kemampuan, rasa percaya diri, dan harga diri. Tidak ada orang yang terlalu tua untuk bermain. Kita bermain untuk permainan itu sendiri, tanpa ada pikiran akan penghargaan, kemenangan atau kekalahan. Permainan merupakan saat pembebasan bagi kita. Permainan kadang memberi kita keberanian untuk menjadi apa yang kita inginkan.

 

2. Keceriaan:

Jika kita menanamkan sense of fun dalam segala sesuatu yang kita lakukan, hal itu akan menyulut imajinasi kreatif kita. Keceriaan membuat kita ‘mengalir’, meleburkan diri kita ke dalam apa yang sedang kita lakukan. Olahragawan seringkali berbicara tentang ‘pengalaman puncak’ di mana segala sesuatu yang mereka lakukan mengalir dengan begitu sempurna, seolah-olah mereka sedang dipandu oleh diri yang lebih tinggi. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menumbuhkan sikap itu, misalnya meditasi, melatih teknik pernapasan dan relaksasi, T’ai Chi, bela diri, melukis, menari, dan yoga. Keceriaan adalah kunci, mengalir adalah ekspresi pengalamannya, dan kemerdekaan adalah buahnya.

3. Kedunguan (Sillines):

Anak-anak senang berlagak bodoh, orang dewasa jarang memahaminya. Anak-anak merupakan komedian alamiah. Kedunguan membantu pikiran kita untuk bernafas dan membebaskan pikiran kita dari tegangan dan jeratan, keseriusan dan kebuntuan, dan syarat-syarat serta batasan-batasan. Kedunguan juga memungkinkan kita untuk bersikap tenang, tenteram, dan mengendalikan ego kita. Kemampuan menertawakan diri kita sendiri merupakan fungsi yang paling serius dan penting dari kedunguan.

 

Membebaskan bocah periang dalam diri kita

Aspek bocah periang dalam diri kita menjelaskan bahwa diri kita saat ini dan selamanya, unik, asli-murni, dan tak bersalah. Ini merupakan bagian dalam diri kita yang membuat kita merasa berhak untuk bahagia, bersukacita, dan merayakan kehidupan, dan hidup. Henri Frederic Amiel mengatakan: “blessed be childhood, for it is brings down something of heaven into the midst of our rough earthliness.” Anak-anak merupakan lambang dari diri kita yang lebih tinggi (higher-self). Taoisme sendiri menggunakan istilah “balok kayu yang tak terukir (uncarved block)”, yang menunjukkan bagian dari diri kita yang mutlak, belum kotor, dan belum tersentuh. Dalam Hindu keadaan itu disebut sebagai Cosmic Egg, keadaan asali kita.

Sumber:

Robert Holden, Laughter: The Best Medicine. The Healing Power if Happiness, Humour, and Laughter, (London: HarperCollinsPublisher, 1993), 15-25.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google

You are commenting using your Google account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s