Tertawa, Obat Paling Mujarab

Tertawa sepenuhnya merupakan pengalaman tubuh. Ketika tertawa, semua sistem tubuh seperti otot-otot, saraf, jantung, otak dan pencernaan terlibat sepenuhnya. Tertawa merupakan latihan aerobik yang paling baik, akan membuka saluran udara ginjal dan meregangkan otot-otot, kemudian membuat saraf dan jantung menjadi hangat dan relaks. Selain itu, meningkatkan denyut jantung, memompa tekanan darah, nafas menjadi cepat, membuka sirkulasi oksigen. Tertawa menyebabkan tubuh menjadi rileks. Keadaan rileks memungkinkan kita untuk tertawa. Herbert Spencer berpendapat bahwa tertawa merupakan mekanisme penting untuk memunculkan kenyamanan pada fisik, harmoni secara biologis dan keteraturan di dalam (35).

Memang tertawa tidak dapat menyembuhkan penyakit, namun dapat membantu untuk membebaskan kita dari rasa sakit. Karena tertawa mengendurkan otot yang tegang, menenangkan sistem saraf, membuat kita  dapat bernafas lebih dalam, memperlancar sirkulasi udara. (38).

Tertawa itu “bahan bakar” yang murah, sangat ekonomis, dan bersahabat dengan ozon (38). Ketika kita tertawa sirkulasi udara dalam tubuh menjadi semakin cepat; mata menjadi cerah dan warna wajah menjadi cerah, daya otak meningkat karena aliran darah yang lancar (39). Tertawa sering disebut sebagai ‘light-heartedness’, karena mendukung kesehatan otot jantung (39).

Berikut ini pilihan beberapa cara yang bisa dilatih untuk merasakan khasiat dari tertawa.

Comic vision (50): Pandangan pelawak mengajarkan kita untuk melihat bukan hanya dengan mata namun juga dengan pikiran, sikap, perasaan dan keyakinan, segala yang lucu, menyenangkan dan menghibur dalam kehidupan sehari-hari kita. Itu bisa dilatih: pilihlah satu hari dalam hidupmu. Buatlah rekaman tertulis dari segala peristiwa yang lucu dan menyenangkan, jenaka, dan penuh canda. Kamu punya keistimewaan untuk menyaksikan atau mendengarkannya secara personal. Lakukanlah ini maka kamu akan menemukan kebenaran bahwa: “jika kamu mencari humor, maka humor akan menemukanmu.”

Happy Breathing I (51): Fokus pada ritme nafasmu. Jika pikiranmu mencoba memikirkan hal lain, sadarilah, dan kembali ke ritme nafasmu. Ketika sudah mulai fokus, mulailah untuk bernafas secara penuh, biarkah seluruh udara mengalir dengan bebas.

Simulated Smiles (51): Saat yang baik untuk tersenyum adalah ketika kamu sungguh butuh untuk tersenyum. Ini merupakan senyum artifisial. Jika kamu ingin merasa gembira, bertindaklah seolah-olah gembira. Jangan menekan kesedihanmu: rasakan kesedihan itu dan bertindaklah seolah-olah gembira.  

sumber:

Robert Holden, Laughter: The Best Medicine. The Healing Power if Happiness, Humour, and Laughter, (London: HarperCollinsPublisher, 1993), 34-51.

Iklan

Kanak-kanak dalam Batin Kita

Tersenyum

Ingatan tentang senyuman anak kecil dapat menggerakkan perasaan yang mendalam: harapan, cinta, keceriaan, dan tertawa. Kita dapat merasa kembali muda, bangkit kembali, sadar kembali, hidup kembali. Di dalam permainan kita menemukan keceriaan kanak-kanak yg batiniah. Tersenyum merupakan ekspresi manusiawi yang bersifat bawaan. Anak yang buta atau tuli juga tersenyum. Semua anak dari berbagai budaya juga tersenyum. Bahasa pertama dari anak-anak adalah senyuman. Tersenyum merupakan tingkah laku fisik yang dipengaruhi oleh emosi, mental, dan rohani kita. Tersenyum dan tertawa pada hakikatnya merupakan tindakan spiritual.

Gerald Jampolsky mengungkapkan: “If we can see life as children do, with their clarity and simplicity of thought, their trust, and their innate capacity for joy and laughter, we can find very practical solutions to every problem we face.” 

Unsur-unsur apa saja yang terkait dengan “inner child” kita?

1. Permainan:

Melalui permainan, kita belajar bereksplorasi, mengalami dan mengekspresikan diri kita. Saat bermain adalah saat untuk tertawa, gembira, dan saat untuk kreativitas. Di dalam permainan kita mengalami persahabatan, berbagi dan bekerja sama. Di dalam permainan kita mengembangkan bakat, kemampuan, rasa percaya diri, dan harga diri. Tidak ada orang yang terlalu tua untuk bermain. Kita bermain untuk permainan itu sendiri, tanpa ada pikiran akan penghargaan, kemenangan atau kekalahan. Permainan merupakan saat pembebasan bagi kita. Permainan kadang memberi kita keberanian untuk menjadi apa yang kita inginkan.

 

2. Keceriaan:

Jika kita menanamkan sense of fun dalam segala sesuatu yang kita lakukan, hal itu akan menyulut imajinasi kreatif kita. Keceriaan membuat kita ‘mengalir’, meleburkan diri kita ke dalam apa yang sedang kita lakukan. Olahragawan seringkali berbicara tentang ‘pengalaman puncak’ di mana segala sesuatu yang mereka lakukan mengalir dengan begitu sempurna, seolah-olah mereka sedang dipandu oleh diri yang lebih tinggi. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan untuk menumbuhkan sikap itu, misalnya meditasi, melatih teknik pernapasan dan relaksasi, T’ai Chi, bela diri, melukis, menari, dan yoga. Keceriaan adalah kunci, mengalir adalah ekspresi pengalamannya, dan kemerdekaan adalah buahnya.

3. Kedunguan (Sillines):

Anak-anak senang berlagak bodoh, orang dewasa jarang memahaminya. Anak-anak merupakan komedian alamiah. Kedunguan membantu pikiran kita untuk bernafas dan membebaskan pikiran kita dari tegangan dan jeratan, keseriusan dan kebuntuan, dan syarat-syarat serta batasan-batasan. Kedunguan juga memungkinkan kita untuk bersikap tenang, tenteram, dan mengendalikan ego kita. Kemampuan menertawakan diri kita sendiri merupakan fungsi yang paling serius dan penting dari kedunguan.

 

Membebaskan bocah periang dalam diri kita

Aspek bocah periang dalam diri kita menjelaskan bahwa diri kita saat ini dan selamanya, unik, asli-murni, dan tak bersalah. Ini merupakan bagian dalam diri kita yang membuat kita merasa berhak untuk bahagia, bersukacita, dan merayakan kehidupan, dan hidup. Henri Frederic Amiel mengatakan: “blessed be childhood, for it is brings down something of heaven into the midst of our rough earthliness.” Anak-anak merupakan lambang dari diri kita yang lebih tinggi (higher-self). Taoisme sendiri menggunakan istilah “balok kayu yang tak terukir (uncarved block)”, yang menunjukkan bagian dari diri kita yang mutlak, belum kotor, dan belum tersentuh. Dalam Hindu keadaan itu disebut sebagai Cosmic Egg, keadaan asali kita.

Sumber:

Robert Holden, Laughter: The Best Medicine. The Healing Power if Happiness, Humour, and Laughter, (London: HarperCollinsPublisher, 1993), 15-25.